Profesi di kancah teknologi informasi
(TI) tidak hanya programmer, network engineer, atau technical support.
Ada banyak pekerjaan menarik terkait komputer yang mungkin tidak
terpikirkan oleh kamu, tapi sesungguhnya ada dan seru sekali dijalani.
Nggak percaya? Coba tengok
daftar beberapa profesi berbau teknologi paling mengasyikkan yang
berhasil di kompilasi dari berbagai sumber berikut ini. Siapa tahu bisa
jadi inspirasi dan motivasi bagi kamu untuk serius di kancah TI.
1. Chief Technology Officer untuk Pemerintah AS
Selama kampanye pemilihan presiden, Barack Obama berjanji akan menciptakan posisi Chief Technology Officer
(CTO) di pemerintahannya jika ia terpilih. Tiga bulan setelah ia duduk
di Gedung Putih, Presiden Obama meminta Aneesh Chopra, yang sebelumnya
menjabat sebagai Secretary of Technology di Virginia, untuk mengisi
posisi tersebut.
Sang CTO bertugas mulai dari
mempromosikan inovasi teknologi di AS hingga meningkatkan pertahanan
negara melawan serangan di dunia maya yang dapat, di antaranya,
melemahkan ekonomi negara adidaya tersebut. Obama sendiri berharap,
dengan mempromosikan teknologi di AS, Chopra dapat membantu menciptakan
ribuan pekerjaan baru di sektor teknologi.
Lahirnya posisi CTO ini
merupakan momen bersejarah di AS. Sebelumnya, keterlibatan pemerintah AS
dalam bidang inovasi teknologi sebagian besar terbatas pada militer
saja. Secara tradisional, pemerintah mengandalkan sektor swasta untuk
mendorong inovasi. Nah, sebagai CTO, Chopra akan berusaha menjaga AS di
baris depan pengembangan teknologi.
2. Chief Internet Evangelist Google
Vint Cerf adalah satu dari beberapa jenius yang mengerjakan proyek ARPANET.
Berkat usaha merekalah tercipta jaringan komputer yang menyediakan
pondasi bagi Internet sekarang ini. Cerf bekerja sangat dekat dengan
Robert Kahn untuk mengembangkan protokol-protokol TCP/IP — rangkaian
aturan yang menetapkan bagaimana informasi melintas antarjaringan
komputer.
Setelah membantu mendesain
cikal-bakal internet ini, Cerf kemudian bekerja sebagai eksekutif di
beberapa perusahaan TI sebelum akhirnya mendarat di Google. Dan tugasnya
selaku Chief Internet Evangelist adalah menyingkap teknologi-teknologi
internet baru dan mencari cara-cara untuk memasukkannya ke dalam apapun
yang Google lakukan.
3. Senior Vice President Industrial Design Apple
Tidak
perlu diragukan lagi: Apple mereguk kesuksesan dari membuat
produk-produk yang seksi. Lihat saja iMac yang ramping dan mengkilap
itu, atau iPhone yang luar biasa populer itu. Memang, banyak faktor yang
berkontribusi atas kesuksesan lini iMac, iPhone, iPad, dan produk Apple lainnya. Tapi desain pastinya ada di posisi teratas. Dan untuk desain tersebut yang berjasa adalah Jonathan Ive.
Ive membentuk studio desainnya sendiri yang bernama Tangerine
di awal 1990-an. Salah satu klien terpenting Tangerine adalah Apple.
Nah, pada tahun 1992, Ive pindah dari Inggris ke Cupertino, California
untuk bergabung dengan tim Apple secara penuh. Saking pentingnya desain
bagi Apple, ketika Steve Jobs memutuskan untuk
mengurangi keterlibatannya dengan perusahaan tersebut untuk memulihkan
kesehatannya, banyak jurnalis teknologi berasumsi bahwa Ive akan
menggantikan posisi Jobs sebagai CEO baru. Ive sendiri
cenderung menjauh dari wawancara dan pusat perhatian. Ia lebih suka karyanya yang menjadi bintang utama.
4. Computer Games Tester
Bagi
orang yang doyan nge-game, apalagi hal yang paling asyik dilakukan
selain dibayar untuk menghabiskan waktu mencicipi game-game terbaru?
Tidak sedikit orang yang beruntung melakukannya untuk memungkinkan
perusahaan meluncurkan game-game anyar senilai jutaan dollar AS dengan
bug seminimal mungkin.
Computer games tester (penguji
game komputer), atau yang dikenal dengan nama resmi Quality assurance
tester, mendapatkan penghasilan dari mencoba menyelesaikan game
sambil mencari-cari kesalahan yang mungkin terlihat sepele seperti salah
eja atau dinding yang bisa ditembus. Pekerjaan ini tidak mudah lho,
karena membutuhkan kombinasi bermain yang ahli dan mata yang cermat
terhadap detail.
5. Gadget Reviewer
Pekerjaan
ini mungkin impian bagi para penggemar gadget. Hampir setiap hari, akan
ada kurir yang membawakan berbagai macam perangkat teknologi baru,
apakah itu kamera, netbook, atau ponsel kepada si reviewer Gadget yang
kemudian akan merangkai kata setelah mengujinya untuk dimuat di website,
majalah, koran, atau tabloid.
Staf redaksi, staf lab uji, dan
kontributor sebuah majalah PC / Gadhet termasuk orang-orang yang
beruntung ini. Biasanya, produk yang “dipinjami” oleh vendor kepada
mereka belum dirilis di pasar secara resmi sehingga para reviewer-lah
orang-orang pertama yang menjajalnya duluan. Vendor yang basisnya di
luar negeri seperti Taiwan sekalipun rela lho mengirimkan produknya
untuk diuji.
6. Inferno Artist
Nama tenarnya sih “Visual effect artist”.
Titel “artist” adalah kunci profesi ini, karena pekerjaan tersebut
benar-benar merupakan kombinasi antara seni dan teknologi. Para Inferno
artist-lah yang berjasa menciptakan efek-efek CGI (computer-generated
imagery) di film-film Hollywood yang umumnya memakai software Inferno
keluaran Autodesk.
7. Control Systems Engineer Formula One
Sebagai
olahraga berteknologi tinggi, balapan Grand Prix mempekerjakan ratusan
pakar komputer berkemampuan sangat tinggi pula. Dan salah satu di
antaranya yang beruntung ikutan keliling dunia bersama tim Formula One
adalah Control Systems Engineer yang memiliki tanggung-jawab sangat
besar untuk memastikan pengemudi dan mesin bekerja sebagai satu unit.
8. Technology Evangelist
Kamu
tentunya punya gadget dan aplikasi idaman. Nah, seorang evangelist
teknologi profesional dibayar untuk membagi antusiasme tersebut dengan
siapa saja yang mau mendengarkan atau membaca blog mereka.
Orang pertama yang menjabat
profesi menarik ini disebut-sebut adalah Mike Boich yang mempromosikan
komputer Macintosh untuk Apple Inc. Terkait erat dengan penjualan
dan training, seorang evangelist harus mampu meyakinkan seorang pembeli
potensial atau pengguna untuk bermigrasi dari metode lama ke metode
baru.
9. Entrepreneur
Siapa
milyuner termuda di dunia tahun ini? Menurut daftar Forbes, nomor
satunya adalah Mark Zuckerberg yang baru berusia 25 tahun. Tahu kan
siapa dia? Sumber kekayaan Zuckerberg yang berasal dari AS ini adalah
Facebook dengan total nilai US$4 milyar. Padahal Zuckerberg baru memulai
bisnis entrepreneur-nya pada tahun 2004.
Yoshikazu Tanaka yang kini
berusia 33 tahun juga masuk daftar milyuner dunia termuda
Forbes. Berkebangsaan Jepang, kekayaan Tanaka yang totalnya mencapai
US$1,4 milyar juga berasal dari jejaring sosial. Ia adalah pendiri GREE
(gree.jp) yang performanya baru-baru ini telah melampaui mixi, jejaring
sosial raksasa di Jepang, dan memimpin pasar di negara
tersebut. Pengguna GREE per Juli 2010 mencapai 21,25 juta, sementara
anggota mixi tercatat 21,02 juta.
Intinya, berkecimpung di kancah
TI tidak hanya mengasyikkan, tapi juga bisa bikin kaya. Zuckerberg dan
Tanaka telah membuktikannya. Berkat keberanian memulai bisnis di
jejaring sosial alias menjadi entrepreneur, mereka sukses menjadi
milyuner di usia demikian muda.
Contoh tersukses tentunya adalah
Bill Gates yang masih menjadi orang terkaya di Amerika dan orang kedua
terkaya di dunia tahun ini berkat perusahaan Microsoft-nya dengan total
kekayaan US$53 milyar.
Source : Keshie Hernitaningtyas (Tabloid PC plus)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar